COLOMN bar

Tuesday, December 13, 2022

CHAPTER 18 - DESPICABLE ME

 

HALO GUYS!

Kalian sudah tidak asing lagi dong dengan film DESPICABLE ME ?

Mungkin masih ada yang belum tahu karna mungkin tidak suka nonton film animasi.

Film despicable me ini merupakan film animasi yang di release pada tahun 2010, dan sudah ada sampai despicable me 3 yang release pada tahun 2017.

Film ini menceritakan seorang tokoh Bernama Gru, yaitu seorang yang selalu mempunyai cita – cita menjadi penjahat terhebat sepanjang masa, namun dalam perjalanan hidupnya, bukan menjadi seorang penjahat, malahan dia menjadi penakluk penjahat, atau kitab bisa bilang menjadi seorang polisi, dan tentu saja menjadi polisi yang benar – benar baik yah, hehe.

Selepas menonton film itu, saya menjadi refleksi diri saya, dan ternyata saya kurang lebih mirip dengan si Gru, dan hanya saja terbalik. Jika si Gru berusaha menjadi jahat, tapi ternyata keadaan membuat dia menjadi seorang yang baik, yah mungkin memang dari hati Nurani seorang itu selalu baik, tidak ada yang jahat, namun dia menemukan seseorang yang mendukung dia menjadi baik seperti ketiga anak angkat nya dan pacarnya, sehingga ia menjadi seorang yang baik, namun dalam kondisi saya, malah sebaliknya.

Memang orang yang dekat dengan saya, seperti keluarga inti saya, mereka selalu membuat saya berusaha menjadi orang baik, namun pasti ada saja dari pihak luar yang seakan – akan mendukung saya malah menjadi orang jahat.

Pertanyaan-nya, “KOK BISA ?”

Saya sangat yakin , teman – teman pasti sering sekali dipertemukan dengan hal yang sama, yang mana jawabannya Ketika ditanya “kok bisa?” yaitu,

Ketika saya sudah berbuat baik, kenapa yah, kok ada saja yang menekan saya seakan – akan saya salah? Apa salah saya? Apa yang sudah saya perbuat?

Yap, kurang lebih itu pernyataan dan juga pertanyaan yang pasti teman – teman pernah rasakan Ketika teman-teman berusaha berbuat baik malah keadaan yang menekan kita untuk seakan – akan berhenti saja berbuat baik.

Jujurly, saya hampir nyerah, hampir mundur dari menjadi seorang yang selalu berbuat baik, dan menjadi orang yang cenderung cuek atau tidak peduli, mungkin otak, dan logika berpikir dan memaksa untuk berhenti berbuat baik, tapi yang saya bingung, kenapa tubuh saya seakan tidak bisa berhenti berbuat baik. Selalu saja bilang “siap” atau “okey” Ketika mereka yang tidak peduli dengan saya meminta bantuan dari saya. Apakah saya ini bodoh? Apakah saya ini tidak punya pendirian? Banyak orang yang Ketika saya sharing hal ini mengatakan saya ini bodoh, dan jujur saya memang berasa saya seperti orang bodoh.

Singkat cerita, setelah saya terjebak dengan siklus yang seakan-akan saya mau berhenti berbuat baik, tapi malah tidak bisa, saya akhirnya sadar, memang yang Namanya hati Nurani itu tidak ada yang jahat, semua hati Nurani orang isinya pasti baik. Jika ada orang yang jahat bukanlah dari hati Nurani nya, namun logika nya yang kadang rusak.

Saya sampai sekarang tidak bisa berhenti untuk menolong orang, tidak bisa berhenti membantu orang asal saya bisa dan memang masuk akal.

Dan cenderung menolong dan membantu orang merupakan hobby saya, sama seperti jika kita memiliki hobby sport , melelahkan dan menyenangkan, bukan? Sama seperti berbuat baik, Lelah boleh, tapi jangan sampai tidak lagi berbuat baik, karena kebaikan yang kamu perbuat, itu juga salah satu yang menentukan kualitas dan nilai dari anugerah kehidupan yang sudah kita miliki.

Dan to be honest, TUHAN juga tidak jahat, Dia tidak selalu menempatkan semua orang yang tidak tulus dalam hidup saya, masih ada kok orang yang tulus dalam hidup saya dan hidup kalian. Masih ada juga orang yang care dengan kita secara tulus, mencintai kita secara tulus, dan sayang sepenuhnya kepada kita secara tulus.

so, jangan sampai keadaan membuat kita berhenti berbuat baik, karena keadaan yang tidak enak akan selalu ada untuk menjadi sebuah ujian dalam hidup kita, pantaskah kita naik level? Stay saja? Atau malah menjadi downgrade ?

Be nice to everyone, even though not everyone kind to us.

DONE

LOVE YA!  

Friday, December 9, 2022

CHAPTER 17 - HAL MENOLONG

 


HALO GUYS!

Saya adalah orang yang sangat – sangat memikirkan perasaan orang lain kepada saya. Sering sekali saya merasa ketakutan dengan setiap perkataan, dan Tindakan saya kepada seseorang. Saya adalah tipe orang yang Ketika sudah berbicara selalu me-review apa saja yang saya katakan kepada orang lain, seperti,

“duh, tadi salah ngomong ngak yah? Gerakan tubuh saya menyinggung perasaan dia tidak yah?”

Jujur, lama kelamaan perilaku atau karakter dalam diri saya yang seperti ini, menjadi sangat mengganggu hidup saya, dan aktivitas saya sehari – hari. Menjadi pusing sendiri, stress tidak karuan, dan kadang bisa sampai galau jika terlalu memikirkannya, sehingga menjadi tidak produktif.

Astaga, saya sangat lebay sekali dalam hal ini, dan saya ingin sekali melepas kebiasaan yang menurut saya mengganggu ini.

Tapi dalam diri saya, entah kenapa saya merasakan “tidak salah kok untuk selalu memikirkan orang terlebih dahulu” tapi banyak juga yang mengatakan “KAMU HARUS BERANI MENGATAKAN TIDAK JIKA KAMU TIDAK NYAMAN”

Saya terhadap prinsip saya bisa bertahan, tapi jika diminta tolong seseorang, saya sulit sekali untuk menolak meskipun terlihat sangat merugikan saya bahkan membuat saya menjadi agak sedikit repot.

Tapi benar loh, belakangan ini saya tidak mengubah diri saya secara drastis agar menolak untuk membantu seseorang jika ada yang minta tolong, namun tension untuk melakukan hal seperti itu sudah saya cukup kurangi, dan MEMBUAT SAYA LEBIH LEGA.

Kenapa jadi lebih lega? Karena saya dapat membantu part yang menurut saya memang saya perlu bantu, dan menjadikan saya senang Ketika setelah selesai menolong seseorang.

Daripada kemarin ini, saya menolong tanpa pilih – pilih, meskipun bukan kemampuan saya, tetap saya katakana “iya” dan akhirnya malah membuat saya menjadi menggerutu sendiri dan sedikit tidak ikhlas.

Namun sekarang saya bisa berani katakan kepada diri saya bahwa, “itu bukan bagian saya”, dan voila! Hidup saya jadi sedikit lebih baik.

Tapi sekali lagi bukan berarti saya menjadi acuh tak acuh yah, melainkan saya mengurangi rasa "kepo"  saya yang selalu ingin membantu orang dan haus akan "terimakasih" dari orang lain.

Jadi, buat kamu yang susah untuk menolak untuk menolong, ada caranya,

“sebelum kamu menolong seseorang, pastikan diri kamu sudah menolong diri kamu sendiri, kenapa? Karena jika kamu menolong seseorang tapi diri kamu masih perlu ditolong, maka pertolonganmu mungkin tidak akan menjadi maksimal dan malah ‘menggerogoti’ perasaan kamu sendiri”

DONE

LOVE YA

Tuesday, December 6, 2022

CHAPTER 16 - LEVEL UP

 

Halo guys,

Pernah tidak kalian memikirkan dalam hidup kalian, semakin bertambah umur kita, apakah kita semakin baik atau tidak berubah, atau malah menjadi buruk?

Nah, menurut saya ada aspek yang menarik dari pemikiran tentang hal ini, atau tepatnya saya bilang,”apa yang menjadi point yang sangat menentukan bagi kalian untuk mengatakan kita sudah NAIK LEVEL?”

Mungkin ada yang menjawab , Peningkatan skill, peningkatan gelar, penambahan aset atau materi, dan masih banyak macam lagi.

Tapi to be honest banyak yang menilai hidup seseorang atau bahkan diri kita dari apa yang kita punya. Contohnya apa?

Sudah pasti yang keliatan dong, seperti tempat tinggal, kendaraan yang kita punya, dan juga pekerjaan apa yang kita kerjakan.

Pernah tidak melihat seorang bapak – bapak yang pakaiannya jelek, tapi Ketika tahu, dia memiliki deposito sampai bermilyar – milyar, dan bahkan seorang yang dengan pakaian rapih, belum tentu dia memiliki deposito sebanyak itu, malah memiliki hutang yang sangat banyak. Tetapi saya juga tidak membenarkan  untuk selalu berpakaian lusuh dimanapun kita berada yah.

Pernah tidak melihat seorang pedagang di pasar tapi mobilnya mencapai setengah milyar?  Lucunya ada saja orang yang kerja sebagai karyawan di perusahaan bergengsi tetapi bayar kontrakan saja sudah bersyukur? Tetapi saya juga tidak mengatakan semua karyawan seperti itu yah, mungkin ada orang yang penghasilan nya besar, tapi malah terlilit hal buruk seperti judi, dan mengerikannya terjerat hal – hal negatif di “di dunia malam

Maka dari itu, istilah don’t judge by its cover itu benar – benar asli keberadaannya.

Stop menghakimi seseorang jika tidak tahu keadaan orang itu, karena bisa saja yang kita judge , hidupnya lebih baik dari kita.

Daripada sibuk judging hidup orang lain, lebih baik fokus kepada diri kita, apakah kita sudah LEVEL UP, atau stuck di level yang sama secara terus menerus.

 

DONE

 SEE YA!

HELP YOUR HEART


Halo guys, mau curhat nih

Pernah ngak kamu merasa Lelah sama hidup kamu?

Dan kadang ketika kita lagi kerja, atau lagi diam, tiba -tiba air mata ngalir gitu aja

Bikin bingung deh, waktu tidak lagi sedih keluar air mata, tetapi Ketika dihadapi suatu masalah kita malah tidak menangis.

Kalian tau ngak?

Orang menangis bukan karena mereka lemah. Tapi, orang menangis karena telah berusaha kuat dalam waktu yang lama.

Tubuh kita mungkin sudah mati rasa, tetapi masalahnya di hati kita

Tak tersadar hati kamu berkata, "Aku sangat lelah untuk berjuang. Sesekali, aku juga ingin diperjuangkan."

Pernah dengar mata itu jendela hati? Mungkin yang menangis itu bukan mata kamu, tapi kelelahan di hati kamu yang sudah tidak terbendung lagi.

Jika memang sudah tidak tertahan dan tidak ada seorang pun yang kamu dapat andalkan untuk bercerita, Jangan tahan yah, Karena minimal, coba kasih kesempatan untuk hatimu meminjam kedua matamu untuk menangis sebentar.

Mungkin kamu bisa berkorban untuk orang lain, tapi ingat kamu juga masih punya hati yang harus kamu perhatikan.

 

From now on,

Start to listen your Heart !

Monday, December 5, 2022

PEMPEK YULI - PORIS (by @byanyhardculinary)

 







Halo,

Tadi siang saya lagi dapat kerjaan untuk review suatu tempat makan, dimana makanan itu berupa Jajanan Pempek.

Saya dikasih coba Lenjer Besar, Lenjer kecil, Kapal Selam Besar, Kapal Selam kecil, Pempek Kulit, Pempek Adaan, dan juga TekWan

Well, mari kita bedah!

Lenjer Besar,  Lenjer kecil, dan Pempek adaan

Jujurly, untuk rasa di bagian kulit saya rasa sama dengan pempek lainnya, garing dan jika ingin di request sama pegawai untuk digoreng lebih garing juga boleh banget kok. Tetapi, letak ke-istimewaan-nya bukan dikulit, namun ketika pada masuk tekstur "dalam-an" si Lenjer, dan Pempek adaan ini, sama sekali enggak amis, dan cukup ada rasa gurih nya.

Untuk Kapal Selam Besar dan Kapal Selam Kecil

tekstur sama dengan Lenjer dan Pempek adaan, namun untuk "dalam-an" pempek nya lebih tebal, dan Telur nya tidak pelit.

Pempek Kulit nya juga tidak amis, namun saya kurang gitu cocok dengan pempek kulit disini, bukan karna rasa, tetapi bentuk dan tekstur, Pempek kulitnya lebih ke arah tekstur Pempek biasa, dimana seharusnya Pempek Kulit seharusnya agak Garing, anyway the taste still good! Dan masih berasa ini tuh Pempek Kulit bukan Pempek biasa.

Terakhir TEKWAN-nya, dimana saya mau bilang ini JUARA-nya, dari segi jamur, bunga sedap malam nya, pempek nya, dan sampe kebihun, semua terasa bukan barang murahan, dan YANG TERGOKIL-nya itu kuah nya, benar-benar berasa abis dari rempah, dan sekali lagi tidak ada bau amis sedikit pun!

oh iyah kita bahas yah bumbu pempeknya,

A little bit sorry to tell the truth, but honestly, nothing special di kuah/bumbu pempeknya, tetapi masih bisa dimakan dan bukan berarti tidak enak yah. 

Yang saya salut satu lagi yaitu, SAMBAL KHAS PEMPEK nya yang warna nya ijo itu, GOKIL, BENER-BENER ASLI , gurih dan PEDAS nya berasa sampe rumah HAHAHA

dan kekurangan satu lagi, Agak panas yah hehe..

oh iyah Kelebihan satu lagi dan menurut saya yang paling penting, Pelayanan Karyawannya baik dan ramah, dan saya harap ini berlangsung untuk jangka panjang mengenai pelanannya..


SO FAR , saya mau kasih nilai untuk tempat ini yaitu 8-9 bisa dicapai untuk tempat makan ini..


GOOD JOB PEMPEK YULI PORIS!

Thursday, October 13, 2022

CHAPTER 15 - Salah Doa


HALO GUYS!

Sebelumya, saya adalah merupakan orang yang ber-agama, dan saya sangat percaya bisa ada pertolongan dari Hal Supernatural, yang di sebut TUHAN. Dan saya tidak mengelak, bahwa, beberapa pertolongan dalam hidup saya, ada juga pekerjaan TUHAN.

Nah, dari sini saya mau cerita, nich.

Kadang TUHAN yang saya percaya, kadang-kadang suka bercanda dengan saya. Kenapa becanda?

Selalu Ketika saya berdoa minta tolong atas sebuah kejadian, atau saya mempunyai permohonan dalam doa, rasanya jawaban doa saya sangat lama sekali, dan bahkan tidak dijawab-jawab.

TETAPI, jika saya berdoa bukan untuk jawaban , ataupun menjadikan permohonan saya menjadi nyata, malah dijawab.

Loh? Aneh yah? Terus kenapa bisa di jawab? Apakah saya tidak berdoa, malah di jawab?

JAWABANNYA, TIDAK, saya terus berdoa, dan makin kencang doa saya. Lalu apa yang saya doakan? Saya berdoa bukan meminta TUHAN menyelesaikan masalah saya, namun saya meminta TUHAN memberikan saya KEKUATAN untuk menghadapi masalah itu.

WOW!

Sedikit sharing , kemarin, tepat tanggal 13 oktober 2022, saya harus melakukan pekerjaan di Mall Kota Kasablanka, di Jakarta, atau akrab dipanggil Mall KOKAS, dimana saya harus pulang jam 8 malam, dan daerah sana ada peraturan Ganjil Genap, dimana mobil saya memiliki plat genap. Jadi saya harus menelusuri jalan yang bebas dari aturan tersebut, dimana jalan tersebut SELALU dan PASTI macet total.

Saat itu saya berdoa, “ TUHAN, saya sudah tahu pasti macet, saya harus melalui ini, BERIKAN SAYA KEKUTAN agar dapat sampai rumah dengan selamat, dan tidak mengantuk dijalan”

Saya juga merasa aneh, Loh kayaknya ada yang ane dalam doa saya? Kenapa saya bukannya berdoa untuk TUHAN membuat lancar? Malah hanya minta kekuatan?

And you know what?

JALANAN LANCAR BANGET! TIDAK MAKE SENSE!

Kemana orang-orang? Kemana kemacetan? Apakah kebetulan?

NOPE! Saya percaya apapun yang terjadi dalam kehidupan saya, tidak ada yang Namanya kebetulan, semuanya pasti ada CAMPUR TANGAN TUHAN.

Begitu juga dengan hidup kamu, jika kamu merasa ada masalah didepan kamu, hadapi dengan tegar, tetapi jangan lupa, ada PRIBADI yang selalu menemani kamu dan siap untuk menolong kamu.

Tapi saya juga percaya, TUHAN itu tidak pernah mau umatNya selalu di level yang sama, tentu saja DIA mau diri kita meningkat, termasuk dari cara do akita.

Maka dari itu, jangan sampai kita salah doa, mungkin tidak fatal, tapi membuat kita tidak selesai dari masalah yang kita hadapi, karena memang harus nya kita yang menyelesaikan masalah, bagian TUHAN, memberikan kita KEKUATAN untuk menghadapi masalah itu.

For the last words, “Don’t ask God to move the mountain, but ask God to give us a strength to face the mountain”

Done

SEE YA

Sunday, October 9, 2022

CHAPTER 14 - HAL MENYERAH

 HAL MENYERAH

HALO GUYS!

Saya tiba – tiba teringat dengan beberapa hal yang sering saya denger Ketika ada kumpul – kumpul keluarga, jika sedang berkumpul ramai – ramai , pasti ada setidaknya 2 sampai 3 hal nostalgia yang diceritakan.

Salah satu cerita yang menurut saya menarik yaitu,

“Dulu gua akhirnya mengalah nggak lanjut sekolah, demi lu (adiknya) bisa sekolah tinggi, karena dulu papa (kakek nya) nggak mampu untuk membiayai sekolah untuk kita semua”

Ini kata yang terucap oleh seorang ibu, dan saya sebelumnya malah merasa, sepertinya itu hanya alasan ibu itu untuk menyerah kepada studi nya. Tapi setelah saya pikirkan lebih dalam lagi, dan saya renungkan dan tela’ah lebih lanjut, ternyata, itu bukan keputusan mudah untuk menjadi seorang yang putus sekolah.

Akhirnya saya meng-interview ibu itu. Ya, memang benar, dia dulu sangat suka dengan sekolah, apalagi dengan pelajaran matematika, dan bahkan dia dulu punya cita – cita menjadi seorang tekniksi, haha.

Dan saya lihat ada juga buah yang dia dapat, yaitu, adiknya bisa menjadi seorang karyawati yang dapat dipercaya dan cukup sukses.

Yang saya mau bahas,

Seperti judul saya, “HAL MENYERAH”, tapi saya hari ini mau mengatakan, “jika sesuatu sudah terlihat ujungnya, dan terlihat tidak ada ending yang jelas untuk kita, disitulah kita harus menekan tombol MENYERAH”

Loh kok kesannya malah mematahkan semangat?

Contoh nih, apakah kamu mau mempertahankan seorang pacar yang tidak setia? Mungkin jika sekali dia mengkhianati kita dan akhirnya minta ampun dan tidak melakukan lagi, itu masih ada titik kejelasan. Namun, jika dia mengkhianati, minta maaf, mengkhianati lagi, minta maaf lagi, dan terjadi seperti it uterus – menerus, apakah layak kita pertahankan atau lebih baik MENYERAH? Tapi apa bisa MENYERAH karena mungkin sudah terlalu bucin (BUDAK CINTA) ?

Contoh lagi, jika kita sudah tahu dengan hal yang Namanya Perjudian, itu adalah hal pembodohan, namun apakah sedikit yang mengikutinya dibanding yang mau MENYERAH dengan nafsu berjudi nya?

Begitu sulitkah untuk memilih MENYERAH, dibanding mempertahankan hal yang bodoh?

Masih banyak contoh kasus untuk hal yang layak untuk KITA MENYERAH , dan juga banyak contoh kasus yang layak untuk juga kita PERTAHANKAN.

Tapi jika itu memang tidak membuat kita Bahagia, membuat kita tersiksa, membuat kita tidak dapat melihat masa depan kita dengan jelas, lebih baik TEKAN TOMBOL MENYERAH dalam hidup kita.

Saya pernah MENYERAH dalam hidup saya, yaitu dalam hal pertemanan. And you know what, setelah saya menyerah dari hal itu, hidup saya menjadi lebih berarti, menjadi sangat jelas dalam masa depan saya tanpa di warnai “nongkrong tidak jelas”, “dosa sana sini”, dan lainnya.

Lalu, apakah sekarang saya tidak berteman? NOPE, saya sekarang mempunya circle yang baru, dan tentu lebih membangun diri saya, yang mana sudah pasti jumlah orang nya sudah  lebih sedikit dari sebelumnya.

Percayalah, apabila kita sudah sadar, ada suatu hal yang tidak baik dan tidak membangun dalam hidup kita, Ketika kita MENYERAH, dan mau bangkit lagi dalam hal yang baru, pasti TUHAN akan menyiapkan suatu hal yang lebih baik dari sebelumnya!

Dan juga kata terakhir, “Sometimes when we chose to give up, it didn’t mean we are become a loser, it’s just a ‘CANCEL WIN’, and one day, when we win, we’ll become more grateful than before, because we knew, it's not easy to achieve all of it” – AnHard, October 10th, 2022

DONE
LOVE YA!

Tuesday, October 4, 2022

CHAPTER 13 - TOXIC


HALO GUYS!

Teman – teman pasti ngerti deh yang Namanya toxic kan?

Istilah ini sudah cukup heboh dan cukup viral di era milenial ini, dikarenakan ada istilah “jangan TOXIC dong jadi orang!”

Jika di artikan dari Bahasa inggris yang baik dan benar, toxic itu adalah sebuah zat yang beracun, dan tentu nya racun itu berbahaya bagi siapapun, termasuk kita manusia hingga hewan sekaligus.

Tetapi, menurut saya, ada hal yang perlu di catat dari sifat racun, guys!

Racun itu tidak seperti peluru, bahan peledak, atau pun sifat nya itu dapat membunuh dengan instan, melainkan sifat racun memang selalu dikenal dengan rasa sakit, atau bahkan jika yang berbahaya, bisa sampai meninggal. Mengerikan, bukan?

Jujur saja, racun bentuknya seperti apapun, mau mematikan atau tidak mematikan, itu tetap RACUN!

Dan apakah didunia ini ada yang suka terkena racun, atau berharap kena racun? Sudah pasti tidak ada, jika bisa pun, rasanya ingin sekali menghilangkan yang Namanya RACUN Dari muka bumi ini.

Tetapi seperti hukum kehidupan dari dahulu kala, jika ada Hitam, pasti ada putih, jika ada dingin, pasti ada hangat atau panas, jika ada sedih, pasti ada senang, dan sama, jika ada racun, pasti ada penawar nya.

Sekarang manusia yang toxic itu seperti apa menurut saya? Menurut saya, manusia yang dikategorikan toxic salah satunya memliki ciri khas yaitu

1. -     Tidak sadar jika dirinya menyakiti

2. -   Bangga jika ada orang yang terluka oleh kata – kata atau tindakannya

3. -    Merasa dirinya selalu benar

4. -     Tidak pernah introspeksi diri

5. -     Tidak tenggang rasa, dan berperilaku semau nya

6. -     Jika menerima kritik pasti rasanya sangat tersinggung

Intinya ciri dari yang saya sebutkan adalah ciri dari orang EGOIS!

Orang egois itu sudah pasti tidak akan mempedulikan tindak tanduk yang dia lakukan, biarpun cenderung menyakitkan, namun mereka bisa defense dengan menganggap yang dilakukan itu hal wajar dan tidak berlebihan. Biarpun ada yang menyela atau mengkritik dia tidak akan mengindahkan, cenderung malah berdebat.

Nah saya mau bahas penawarnya.

Penawar untuk ‘manusia beracun’ ini adalah, hindari sebisa mungkin berkomunikasi dengan orang ini, jika tidak memungkinkan untuk menghindar, gunakan sistem ‘masuk kuping kanan, keluar kuping kiri’ . Karena itu adalah solusi satu – satunya yang dapat kita lakukan.

Untuk berbicara kepada orang toxic tidak akan mendapatkan keuntungan sedikitpun kepada kita, melainkan malah sakit hati, kecewa, kepahitan. Tetapi, sekali lagi, jika tidak memungkinkan untuk menghindar, jangan ‘dimasukkan kedalam hati’, itulah jalan terbaik yang bisa kita lakukan. Hehe

DONE

LOVE YA!

Friday, September 9, 2022

CHAPTER 12 - AMNESIA TANDA KUTIP

 


HALO GUYS!

GILA GILA GILA GILA GILA GILA, hari ini saya menyaksikan sebuah scene yang menurut saya cukup menjadi judul “THE REAL AMNESIA” 

Kenapa begitu?

Kalian tentu sudah cukup kenal dengan kata AMNESIA tentunya kan? Yaitu dimana sebuah penyakit yang menyebabkan kita sulit atau benar – benar lupa siapa diri kita sebenarnya atau kejadian – kejadian sebelumnya.

Tapi saya mau katakan, jika kita lupa siapa nama kita identitas kita, ataupun kejadian sebelumnya, itu mungkin benar penyakit amnesia yang ada di kedokteran.

Atau jika kita sering lupa hal – hal kecil yang sudah lewat dan baru saja terjadi, kita sering bilang dengan istilah ‘pikun’

Tapi kali ini yang saya mau bahas, ini adalah “THE REAL ONE OF AMNESIA” . Duh, sungguh mengerikan teman – teman jika ceritakan hal ini. Mungkin lebih tepatnya, menyedihkan.

Jujur saya tadi sudah ketik Panjang lebar mengenai kejadian yang terjadi, tapi jujur juga saya tidak enak deh untuk berbagi hal yang takutnya malah membawa hal tidak enak di kemudian hari.

Intinya, saya menyaksikan ada seorang ibu tua yang dari dulu sudah berjuang untuk Pendidikan anaknya namun anaknya tidak dapat berterimakasih dengan sungguh – sungguh.

Saya juga tidak mengharapkan anaknya ini untuk memberikan emas, mobil mewah, ataupun rumah mewah, namun waktu, rasa hormat, dan rasa terima kasih pun tidak ada keluar dari mulut anak ini.

Saya jujur menangis dalam hati, tapi dikatakan sedih juga tidak yah, justru lebih kearah sedih dan terheran – heran, kenapa ada seorang anak yang sungguh tega terhadap ibu nya yang sudah tua ini?

Apakah dia AMNESIA , jika ibu tua ini adalah ibu kandung nya sendiri? Atau dia sekedar pikun saja?

Saya harap dia hanya pikun dan segera mengingat hal ini.

Saya mau katakan, “Tidak ada anak yang dapat memilih orang tua nya”  karena semua itu sudah ditentukan oleh TUHAN yang MAHA KUASA.

Jika saya mau memilih , saya juga mau jadi anak om Bill Gates, hehe.

Sekali lagi, sayangilah orang tua mu jika masih ada dibumi ini, jangan sampai ketika orang tua kamu masih ada tapi kamu tidak peduli, namun Ketika sudah tidak ada, kamu peduli, KAMU TELAT!

Sebenarnya hal ini juga berlaku untuk semua orang yang sudah berbuat baik kepada kamu, sahabat, atau siapapun itu, janganlah kar’na satu kesalahan kecil, kita melupakan kebaikan yang sudah terdahulu, sebab manusia tidak-lah luput dari kesalahan.

Really guys, I do really love you all, so I have to tell you about this, DON’T be AMNESIA!

LOVE YA!

 

Monday, August 15, 2022

CHAPTER 11 - TETANGGA OH TETANGGA

Halo guys,

Kalian tuh sekarang tinggal dimana? Di perumahan komplek terbatas, atau rumah yang tanpa komplek alias tinggal di tempat yang terbuka dengan akses yang bebas masuk orang diluar warga perumahan?

Saya mau sedikit cerita nich, kemaren ini saya baru saja pindah kedalam sebuah komplek perumahan yang jika mau masuk harus mengambil kartu akses gitu deh. Jadi saya mau bilang ini mungkin dibilang perumahan yang terbatas, jadi istilahnya, kita bisa tau dan hampir bisa mengenal semua warga yang ada di perumahan ini.

Oh iyah, sebelumnya saya tinggal di daerah pinggir jalan, dimana semua akses dapat dilewati banyak orang bebas, dan diluar dari lingkungan perumahan.

Oke lanjut ke cerita saya.

Jadi di perumahan saya itu, jika ingin melakukan renovasi, harus dapat surat ijin dari RT dan RW, dan saya pada saat itu ingin melakukan renovasi kecil – kecilan, yaitu memperbaiki keramik saya yang uneven atau beda tinggi, yang dapat menyebabkan orang terjatuyh.

Saya datang ke kantor RW, bahkan petugas pelayanan di kantor RW menyarankan saya tidak perlu melakukan izin, karena mereka memperkirakan hanya sehari sudah selesai, namun saya adalah tipe yang tidak ingin melanggar peraturan yang ada, maka saya bersikekeh untuk tetap melakukan dan meminta ijin dengan surat resmi diatas materai, dan singkat cerita, ijin itu keluar.

Hal meminta ijin itu saya lakukan Ketika hari jumat, dan pekerjaan dilakukan hari sabtu, sedangkan hari sabtu itu ada peraturan dimana hanya bisa bekerja sampai jam 3 sore, dan sekali lagi saya notice dengan aturan itu.

Singkat cerita juga, di perumahan saya ada orang yang mungkin kaya (haha), sedang membangun rumah dan cukup besar gitu deh.

Makin saya persingkat, akhirnya pekerja saya langsung mengerjakan tugas yang harus dilakukan di rumah saya, dan mereka Ketika sudah mendekati jam 2.45 sore, saya sudah langsung mengingatkan mereka untuk berberes dan dan segera selesaikan tugas mereka, dan ternyata setelah saya perhatikan, kerjaan mereka sudah selesai, dan sedang berberes. Singkat cerita jam 3 TENG, mereka selesai.

Dan Ketika selesai, saya ngobrol sedikit dengan mereka sambal tertawa, dan bercanda. Dan ternyata ada tukang jamu yang sudah terdaftar di RW berjualan di dalam perumahan, sehingga saya memanggil Mbak jamu itu untuk membuatkan jamu untuk para pekerja saya.

Dan ternyata mbak jamu itu adalah seorang yang datang dari daerah yang sama, yaitu JAWA, sehingga mereka jadi asyik ngobrol, dan saya pun ikut dalam perbincangan itu juga.

Oh iyah, sewaktu saya ngobrol dengan mbak itu, seorang security perumahan kami lewat, dan tidak lupa dengan senyum dan ramah tamah menyapa saya, petugas, dan mbak jamu. Si Security ini bertugas Ketika pada jam tertentu harus berpatroli dan meng-foto beberapa titik daerah dalam perumahan saya.

Okey lanjut, Ketika kami ngobrol, pada jam 4 sore itu, ternyata si rumah orang kaya itu (haha) masih melakukan pembangunan dan sangat terdengar suara – suara bekerja dari rumah tersebut, dan dari mulut saya keluar kata – kata kepada petugas saya, “untung deh kita tidak seperti mereka, saya mah takut untuk salah dan takut ditegur, lebih baik patuh dengan aturan”

LANJUT!

Ternyata ngobrol ngalur ngidul, kita ngobrol hingga jam 5.30 sore. Akhirnya saya minta ijin kepada bapak petugas yang bekerja tadi untuk ijin masuk ke rumah, dan ingin beberes rumah yang  agak kotor karena tadi di rapihkan bapak pekerja.

Singkat cerita, Ketika saya sedang beberes, dan bapak pekerja sedang ingin berangkat, rumah saya dihampiri seorang Security yang tadi lewat rumah saya dan menyapa saya Ketika saya sedang ngobrol dengan pekerja saya.

Intinya, sang Security di telpon oleh salah satu warga yang ternyata menjadi kontraktor yang mengerjakan rumah si orang kaya itu, dan dia PROTES, kenapa saya boleh bekerja hingga jam 5 sore?

Dan pada saat itu sang Security sudah menjelaskan bahwa pekerja saya sudah memang tidak bekerja dan hanya sedang mengobrol.

Tapi orang itu tidak percaya, dan memaksa Pak Security untuk tetap memeriksa keadaan saya, dan ternyata memang kami sudah selesai.

Inti dari cerita ini yaitu, saya sangat berusaha untuk tidak mengganggu orang, tetangga saya, bahkan orang yang jahat dengan saya pun saya tidak ingin balas, tapi kenapa yah? SEKALI LAGI, KENAPA YAH? SELALU ADA B*JINGAN seperti ini?

Jujur ada rasa ingin saya menghampiri rumah si K*MPRET ini dan bertanya apa tujuan semua itu? Ingin ajak berkelahi? Silahkan ayo kita sewa lapangan tinju atau gulat? Atau apa?

Tapi ternyata Sang Security menjelaskan, ternyata ini indikasi , IRI HATI, karena RUMAH SI KAYA K*MPRET DAN KONTRAKTOR NYA YANG B*JINGAN sudah dapat teguran dari satpam berkali – kali karena jam kerja sudah melebihi batas kerja yang diberikan oleh kantor RW yaitu senin-jumat sampai jam 5 sore, dan sabtu sampai jam 3 sore.

OH BEGITU, sekali lagi IRI hati itu benar – benar mengerikan CUY!

Ah bodo amat ah, males mikiran SDM rendah kayak gitu, duit doang banyak, tapi isi kepala jahat benar?

DONE
SEE YA!

Thursday, August 4, 2022

CHAPTER 10 - My SHIRO, I'M SORRY

 

HALO GUYS!

Saya tiba – tiba jadi ingat dengan anjing peliharaan saya dulu, namanya SHIRO, dia adalah seekor anjing Pomeranian mungkin campuran dengan anjing ras kampung, memiliki bulu putih yang cantik namun tidak memiliki badan mini seperti layaknya Pomeranian pada umumnya.

Duh, asli saya jadi sedih dan teringat, juga kangen dengan anjing saya itu, huhuhu.

13 Tahun yang lalu, Ketika saya masuk SMA kelas 2, saya sangat ingin punya anjing, namun orang tua saya sangat tidak setuju, karena merasa akan sangat repot untuk pelihara seekor anjing, namun singkat cerita, akhirnya Shiro hadir sebagai anggota keluarga kami.

Saya sangat besikeras ingin membuat Shiro menjadi anjing yang pintar, sehingga saya mendidik Shiro juga cukup keras, dan membuat dia Ketika pintu rumah di buka, dia malah lari kencang sekali keluar dari rumah, alias menjadi sangat liar.

Jujur saya sedih sekali pada saat itu, kenapa Shiro tidak bisa menjadi pintar seperti anjing pintar lain diluar sana? Sekarang saya mengerti, sudah pasti cara didik saya yang salah, sehingga membuat dia menjadi liar seperti itu. (saya ingat ini menjadi sedih sekali, huhu, merasa bersalah dan lain – lain)

Akan tetapi pada saat itu saya tidak menyadari akan ada hal yang akan membuat saya sedih sekali, sehingga sampai sekarang saya tidak mau punya anjing lagi. Mungkin Ketika melihat pameran pet atau hewan peliharaan di Mall, seketika mau pelihara lagi, tapi setelah mengingat Shiro, saya jadi mundur cantik, karena ada suatu hal yang terjadi dengan Shiro. Apa itu?

Pada suatu saat saya sepulang sekolah, tiba – tiba kedua orang tua saya langsung menyambut saya dengan kata – kata “Shiro udah hilang!”

Saya kaget, bingung, kecewa, marah, semua campur aduk.

Mau marah sama orang tua saya juga tidak mungkin, kenapa? Memang pada awalnya mereka tidak setuju, namun pada akhirnya mereka sayang juga kok dengan Shiro.

Dengan diri saya? Saya juga tidak bisa menjaga Shiro 1x24 jam, karena saya harus sekolah.

Dengan Shiro, karena dia liar? Saya yakin betul, dia menjadi liar juga karena saya terlalu keras dan kasar kepada Shiro jika dia melakukan kesalahan.

Namun pada saat mendengar kabar itu, saya langsung ke luar rumah, keliling daerah rumah, sampai cukup lama, namun tidak ketemu Shiro, bahkan sudah tanya tetangga, tidak ada yang melihat.

Saya merasa sangat sedih, dan akhirnya dari hal ini saya dapat mengkonfirmasi suatu kalimat , “Berani sayang, harus juga berani kehilangan, karena pada akhirnya semua yang kita miliki akan sirna pada waktu tertentu”

Saya percaya sekali, Shiro terlalu bagus untuk dimakan, jadi saya percaya siapapun diluar sana yang membawa Shiro dan menjadikan hak Miliknya, sekarang sudah sekitar 13 atau 12 tahun yang lalu, dan saya rasa jika orang nya merawat Shiro dengan baik, Shiro pasti dalam keadaan yang baik juga.

 I miss u so much, Shiro. I’m sorry already became a bad master for you.

Terimakasih Shiro, kamu mengjarkan saya begitu banyak hal, yaitu, kekerasan tidak akan memecahkan masalah, berani sayang juga harus siap untuk kehilangan.

DONE

THANKS YA!

Tuesday, August 2, 2022

CHAPTER 9 - NON SENSE LAW!!



Halo guys,

Fuh , saya sebenarnya ingin sekali membahas ini sejak lalu dan saya selalu tahan. Tapi entah kenapa saat ini, jari dan pikiran rasanya sangat tidak tahan dan akhirnya terjadi hari ini.


Yang saya ingin bahas sesuai dengan judulnya , yaitu LAW , tapi bukan sembarang LAW, bukan hanya hukum yang saya mau bahas, tapi cenderung KEBIASAAN manusia yang sepertinya sulit untuk diperbaiki bahkan cenderung tidak bisa diperbaiki.

Saya termasuk orang yang cukup optimis dalam perubahan suatu hal dari yang buruk ke menjadi hal yang baik, tapi entah kenapa untuk mengenai yang Namanya KEBIASAAN sepertinya sulit sekali.

Yuk kita bahas, KEBIASAAN apa yang membuat jari dan pikiran saya sangat gerah hingga tertulis blog  ini.

Pertama, mengenai MENYEBRANG DI TEMPAT YANG TIDAK PADA TEMPAT NYA.

Asli, ini benar – benar GOKIL!

Kenapa? Jika kalian yang membaca dan kalian merupakan salah satu pengguna jalan raya, pasti kalian akan ngeh maksud saya.

Pernah tidak kaliang melihat orang menyebrang dijalan raya, dan tepat diatas nya ada jembatan penyebrangan?

Saya kadang sering memikirkan atau berkhayal, bagaimana suatu saat orang yang memiliki kebiasaan itu terjadi hal yang tidak enak, seperti tertabrak oleh pengendara kendaraan bermotor?

Siapa yang salah?

Kedua, pernah tidak dengar mengenai berita, TIDAK SENGAJA KARENA MEMBELA DIRI DARI SEORANG BEGAL, SEHINGGA SANG PELAKU MENINGGAL, DAN SANG PEMBELA DIRI DIKENAKAN HUKUMAN ?

Anggap saya salah dengar, dan tidak terjadi hal itu, tetapi SEANDAINYA, itu terjadi,

Siapa yang salah?

Ketiga, pernah tidak dengar , KAMU LEBIH KECIL, SAYA LEBIH TUA DAN SAYA LEBIH PENGALAMAN?

Oke, mungkin orang itu lebih tua secara umur, tapi pengalaman yang seperti apa? Ketika internet belom booming? Ketika social media belum ada? Ketika berkomunikasi dengan orang jauh harus menggunakan pager ? pengalaman seperti apa?

Yah anggap saya yang salah karena berpikir seperti itu. Mungkin itu bukan LAW seperti judul yang artinya HUKUM, tapi ini yang terjadi, ini HUKUM yang ada di tempat kita hidup sekarang.

Mungkin, semua akan mengerti pada akhirnya, tapi apakah pada saat yang benar dan tepat? Pada saat belum terlambat?

Sekali lagi saya bukan expert dalam berkata -kata, apalagi dalam pelajaran psikologi, tapi hal ini cukup menarik perhatiaan untuk saya telaah lebih lanjut.

Dan jika kamu di posisi  yang ‘dijepit’ , yang sepertinya tidak salah tapi di hadapkan seperti kamu yang salah, saran saya hanya satu, YANG SABAR, dan jika ada moment yang tepat untuk kamu keluar dari lingkungan itu, segera keluar, jika belum ada, sekali lagi, YANG SABAR , hehe.

DONE

LOVE YA


Thursday, July 21, 2022

CHAPTER 8 - OVERTHINKING

Halo guys,

Pernah tidak kalian memikirkan hal – hal yang sebenarnya kita nga usah pikirkan? Yang tiba – tiba terbesit di pikiran kita, dan kadang ada yang tidak berguna, dan mengerikannya, kadang pikiran yang sangat membuat diri kita menjadi depresi tidak karuan? Jika kalian pernah, well berarti kalian dan saya masih menjadi human being , karena pada dasarnya, overthinking adalah peristiwa atau Tindakan yang sering kali terjadi pada manusia pada umumnya.

Loh? Kenapa saya yakin?

Yah tentu saja, karena tidak ada manusia yang terbentuk dari lahir A dan sampai akhir hidupnya tetap A, yang artinya manusia adalah sebuah makhluk hidup yang sangat kompleks, alias, tidak mudah untuk mendefinisikan seorang manusia begitu saja.

Ketika kita mau mendefinisikan seseorang, tidak akan mudah, karena MANUSIA DAPAT SERING KALI BERUBAH – UBAH.

OKEY, back to the topic, OVERTHINKING , itu jika diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia, yaitu Berpikir Berlebihan, dimana yang sudah harus nya terjadi begitu, tapi masih banyak yang dipikirkan.

Contoh bodohnya,

“kenapa daging ayam warnanya putih, sedangkan daging sapi warnanya merah?”

Atau lebih bodohnya,

“kenapa orang tua yang laki – laki dipanggil ayah, dan yang perempuan dipanggil ibu?”

Yah jawabannya sebenarnya sederhana kan? Tapi seorang yang overthinking , pasti akan terus saja memikirkannya tanpa henti, dan kadang waktunya dapat terbuang karena memikirkan hal itu saja.

Jika hal yang di overthinking-kan hanya begitu, masih aman loh, yang berbahaya, jika kita overthinking kepada suatu masalah, atau seseorang, atau apapun itu.

Bisa saja membuat kita menjadi tidak bisa move on, galau, depresi, merasa bersalah, dan menyeramkan nya, dapat membuat kita menjadi tidak produktif.

Orang yang “sok positif” saja bisa loh menjadi overthinking, jangan berpikir orang yang tadinya sangat berpikir positif, tapi tidak bisa overthinking, tentu saja SALAH.

Apapun dapat terjadi kepada orang tersebut dan mengubah dirinya menjadi sangat overthinking, yang dikarenakan hal – hal yang mendadak atau mendapatkan efek kejut dari suatu peristiwa di hidupnya.

Jika orang yang positif dan berubah menjadi overthinking, dan dia menyadari, itu masih sangat baik dan tidak berbahaya, bahkan dia dapat cenderung berusaha untuk Kembali menjadi orang yang baik Kembali.

Namun, jika dia menjadi overthinking dan malah menutupi nya dengan “senyum palsu” ataupun malah mejadi “positif beracun”, saya mau katakan, orang ini sulit sekali untuk mendapatkan teman yang sejati.

Kenapa? Karena orang akan sadar, bahwa ‘positif’ yang dikeluarkan dari Tindakan, perkataan, itu semua berlebihan dan kadang tidak masuk akal, dan bahkan cenderung ‘beracun’.

Kenapa saya pakai istilah ‘beracun’ ?

Karena orang tersebut akan selalu mengeluarkan ke-positif-an nya kepada semua orang, untuk menutupi overthinking yang dia miliki, dan kadang itu membuat orang menjadi enggan untuk lebih dekat dengannya. Dan hal positif nya selalu tidak sesuai dengan keadaan yang ada.

Maka dari itu teman – teman, saya hanya mau bilang, kita harus menerima, kita itu memang manusia yang sempurna dan serupa dengan ciptaanNya, namun percaya juga lah, kita ini juga merupakan makhluk yang tidak lepas dari kesalahan yang ada, dan masih banyak yang harus kita perbaiki, dari kita mulai hidup, hingga akhir hayat. Dan jika kita ada didalam hal OVERTHINKING, relaksasi pikiran kita dengan memikirkan hal yang baik saja, stop pikir yang buruk, karena itu hanya menyiksa diri kita tanpa henti!

DONE

LOVE YA!

Monday, July 18, 2022

CHAPTER 7 - MORE THAN CANCER


Halo semuanya!

Well, hari ini saya mau ngomongin penyakit nih, tapi bukan sembarang penyakit, melainkan sebuah ‘penyakit’ tanda kutip hahaha!

Jujur belakangan ini saya lagi belajar mengenai ‘penyakit’ ini, dan memang jujur saja sangat berbahaya bagi seluruh umat manusia yang masih hidup.


Apa hayo ‘penyakit’ nya apa?

Yaitu IRI HATI !

Iri hati memang bukan dikategorikan sebagai penyakit di ilmu medis sih, tapi juga termasuk sakit dalam ilmu psikologi .

Yang cenderung orang sebut dengan Bahasa kerennya, sociopath. Saya tidak ahli dalam bidang ilmu ini, tapi saya mau share dari apa yang saya alami, dengan kata lain ini berasal dari pengalaman saya secara pribadi mengenai IRI HATI.

Yap kita bahas dulu dari arti kata IRI, jika dalam inggris Namanya jelous, dan di Bahasa Indonesia, Namanya Cemburu. Eits, ini bukan cemburu cinta saja loh, tapi merupakan cemburu dengan kepemilikan yang orang lain miliki, kemampuan yang orang lain mampu, dan apapun itu yang tidak ada di diri kita , namun ada di orang lain, dan yang lucunya , kadang kita merasakan yang lebih baik tapi tetap saja cemburu.

Kok bisa? Kita udah merasakan lebih baik tapi tetap saja cemburu dengan orang lain?

Hayooo, karena apa kita bisa cemburu? Analogi paling tepat sebenarnya mengenai hal cemburu ini seperti, “Ketika tanpa kaca, kita tidak bisa melihat rambut kita sendiri, melainkan dengan jelas dapat melihat rambut orang lain”

Apa yang dimiliki orang lain lebih sering kali terlihat lebih jelas dari pada yang kita miliki. Yah karena itulah, saya memilih analogi itu cocok sekali. Padahal belum tentu ‘rambut’ yang dimiliki orang lain lebih sehat daripada ‘rambut’ kita. Tetapi rambut mereka lebih terlihat jelas kan?

Memang banyak analogi yang mengenai hal ini , seperti salah satunya “rumput tetangga terlihat lebih indah”.

Saya rasa memang cukup baik analogi itu, tapi Rumput yang kita miliki, kita masih bisa lihat dengan mata kita sendiri, namun rambut kita harus dengan bantuan ‘kaca’.

Nah kaca nya bentuk nya apa? Kedekatan kita dengan TUHAN, menumbuhkan rasa Syukur. Percayalah, Ketika kamu sudah yakin kamu dekat dengan TUHAN kamu, kamu harus make sure, kamu sudah bisa bersyukur ? jika belum, sudah tahu kan jawabannyha? Hehe

Berikutnya!

Kenapa IRI “HATI” ? kenapa tidak IRI BADAN? IRI JIDAT? IRI RAMBUT?

Nih saya coba menggunakan point of view saya yahhh, jadi jika ada yang tidak cocok mohon maaf, hehe.

Oke, kenapa menggunakan kata “HATI” ,

Pertama, hati adalah salah satu organ tubuh yang sangat besar dan berada didalam tubuh kita, dan tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Kedua, hati adalah organ yang berguna untuk menetralkan racun yang masuk kedalam tubuh.

Cukup dengan kedua alasan diatas saya dapat menyimpulkan, kenapa menggunakan kata hati, yaitu

Jika kita terkena ‘penyakit’ IRI HATI, sudah pasti dapat merusak pikiran kita, dan pernah dengar? OUR MIND IS A BATTLEFIELD ? Pernah dengar istilah itu? Battlefield itu sendiri adalah artinya MEDAN TEMPUR, dimana beberapa pasukan bertempur, dan tentu saja ada yang kalah dan ada yang menang, bukan?

Sama seperti hati! Jika kita ada dalam berpikir, dan malah kalah dengan rasa IRI, maka akan merusak isi dalam tubuh kita, yang dengan kata lain akan membuat diri kita penuh akan penyakit.

Nah, kedua hati untuk menetralkan racun, jika kita sudah kalah dengan rasa IRI, sudah pasti kita sudah sulit membedakan yang mana benar, dan yang mana salah. Yang mana kurang baik, yang mana baik untuk kita, sehingga kita sering kali salah menilai seseorang hanya dari penampilan, nada suara, dan hal – hal yang non sense .

Karena itu, jika sudah sadar kamu sedang terkena ‘penyakit’ IRI HATI, cepat berobat dan cepat bertobat, karena tidak akan membuat kamu senang, bahkan akan membuat kamu mendapatkan penyakit, rasa tidak tenang, dan lainnya.

LOVE YA!

Saturday, July 16, 2022

CHAPTER 6 - JADI SENANG


Halo semuanya!

Serius guys, baru - baru ini saya benar – benar mendapatkan arti yang sesungguhnya dari kata “Bahagia”.

Benar loh kata orang-orang besar yang sudah pasti kalian dengar, “Bahagia itu sederhana”. Dulu saya sering berkata pada orang yang ngomong hal begitu, kayaknya tidak mungkin untuk bisa Bahagia dengan keadaan yang sederhana, bahkan ada yang bilang, dalam keadaan miskin pun bisa Bahagia kok.

Waktu saya dengar itu, saya biasanya langsung ‘mengerucutkan’ mata dan dalam hati bilang, “pasti orang ini ngak pernah yang Namanya miskin – kin – kin – kin. Honestly, saya sangat bersyukur karna saya juga tidak pernah mengalami yang Namanya ‘miskin sekali’ , mungkin miskin pernah, tapi sampai minta – minta atau tidak makan, saya nga pernah. Itu pun juga karna usaha orang tua saya, terutama ibu tercinta saya, bahkan yang sampai sekarang menjadi ‘pedok’ alias susah jalan karna tidak mau anak nya susah ataupun minta – minta kepada orang lain.

Makanya, saya dulu sangat tidak setuju dengan kata “Bahagia itu sederhana”, karena dulu saya mengganggap , when i can have everything, that’s the way I can feel happiness. Dan sekarang saya mau bilang SAYA SALAH TOTAL !

Kenapa? Saya merasakan sendiri bagaimana Ketika rasanya lega Ketika keluar dari masalah , problem,  atau apapun itu yang sering mengganggu pikiran kita, dan akhirnya selesai begitu saja.

Rasanya BAHAGIA banget. Dulu saya pikir harus punya rumah gedong, mobil sport, motor gede, dan macam – macam lainnya. Ternyata jujur, Bahagia itu simple guys!

Dan actually, hehe, saya punya suatu statement baru yang mungkin akan banyak yang susah dan sulit untuk menerimanya, hehe.

Jadi gini, “Orang yang bisa merasakan kebahagiaan sejati, adalah mereka yang pernah merasakan sakit nya terjatuh, dan pahitnya kehidupan”

Pasti akan banyak yang bilang sama saya,

“saya tidak pernah sakit terjatuh, dan gak pernah tuh merasakan pahitnya kehidupan, tapi saya tetap Bahagia nih”

Saya cumin mau bilang, anda belum sepenuhnya “hidup” di dunia nyata, anda masih berada di dunia anda sendiri, dan tanpa tersadari, itu memang zona nyaman kita.

Loh? Emang salah berada di zona nyaman? Saya mau bilang tidak, tidak salah, hanya saja saya yang terlalu ‘beruntung’ sehingga bisa merasakan di luar zona nyaman, dan mengalamin dunia yang pahit dan sakitnya kehidupan, hehe.

Sekali lagi, mungkin kamu yang sedang nyaman dan mungkin akan selamanya nyaman, bersyukurlah dan jangan toxic sama yang lain.

Dan buat kamu yang lagi berjuang, dan lagi menahan rasa sakit, dan lagi ‘menikmati’ pahit kehidupan, saya mau bilang “SEMANGAT” jangan menyerah yah, karena semua yang kamu perjuangkan tidak aka nada yang sia – sia!

Yang akan menikmati nya adalah diri kamu sendiri, bukan orang lain! Sekali lagi, SEMANGAT!

LOVE ya!

CHAPTER 35 - Gara-gara "PRIDE"

  Halo semuanya! Tak terasa sudah masuk bulan kedua di tahun 2025 ini. Bagaimana dengan kalian? Baik baik saja? Nothing happened? Atau m...